Program Studi Bedah Plastik

Senin, 20 Desember 2021 09:27:43 5543 viewer

Bedah Plastik merupakan cabang ilmu kedokteran yang berasal dari kata Yunani “Plastikos” yang artinya adalah untuk membentuk atau mencetak. Ruang lingkup bedah plastik rekonstruksi dan estetik meliputi bidang-bidang rekonstruksi (kraniomaksilofasial, luka bakar dan luka, rekonstruksi bedah mikro dan onkoplasti, bedah tangan, genitalia eksterna, dan estetik lanjut. Pada tahun 2021, terdapat 262 orang dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik di Indonesia yang terdaftar pada Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI), dimana 16 orang dokter tersebut mengabdi di Jawa Barat. Di Indonesia, populasi penduduk mencapai 257.900.000 jiwa, dimana 44.648.000 jiwanya berada di Jawa Barat. Rasio kebutuhan dokter spesialis dibandingkan dengan penduduk sendiri adalah 1 : 1.000.000 penduduk sehingga dirasakan masih terdapat kekurangan jumlah dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Visi

Menjadi Institusi yang mandiri dan berstandar internasional sehingga mampu menghasilkan dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik yang mampu bersaing secara global pada tahun 2022 melalui pelayanan prima berbasis penelitian dan pendidikan untuk kemaslahatan masyarakat.

 

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis bedah plastik yang sesuai dengan standar pendidikan dokter spesialis yang ditetapkan oleh Kolegium Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia.
  2. Menyelenggarakan sistem organisasi dan tatakelola institusi yang menuju kemandirian dan sesuai dengan prinsip-prinsip tatakelola pamong yang baik
  3. Menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk pemeliharaan dan pengembangan kompetensi para staf dosen institusi dalam hal belajar dan mengajar, serta profesionalisme di bidangnya masing-masing
  4. Menciptakan atmosfir akademik yang harmonis, kondusif, dan nyaman untuk proses belajar mengajar, pengembangan penelitian dan pendidikan ilmu bedah plastik yang terintegrasi dan terpublikasi secara internasional untuk mendukung daya saing bangsa, dan pelayanan bedah plastik yang prima, sehingga mampu mendukung bagi pengembangan sikap pribadi lulusan yang mampu belajar mandiri dan sepanjang hayat, serta menyelenggarakan praktek bedah plastik rekonstruksi dan estetik yang baik sesuai dengan etika ilmu dan profesi untuk kemaslahatan masyarakat.
  5. Menyelenggarakan pengabdian terhadap masyarakat yang berbasis pelayanan dan riset Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik melalui proses pendidikan para peserta didik di rumah sakit pusat pendidikan beserta jejaringnya.
  6. Menyelenggarakan pendidikan berkelanjutan sebagai pengembangnan profesionalisme baik secara nasional maupun internasional
  7. Menyelenggarakan penelitian yang unggul dan bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat
  8. Menyelenggarakan kerjasama dengan institusi pendidikan nasional dan internasional. 

 

Tujuan

Mendidik dan menghasilkan lulusan dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik yang memiliki kompetensi yang unggul sesuai dengan kurikulum, beretika, dan mampu mengembangkan ilmu dan profesionalismenya secara mandiri dan berkesinambungan sehingga mampu melaksanakan pelayanan bedah plastik rekonstruksi dan estetik yang paripurna dan bertaraf internasional.

 

Sasaran umum

  1. Meningkatkan kualitas seluruh bidang ilmu di Prodi Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik FK Unpad
  2. Meningkatnya jumlah lulusan Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik yang kompeten dan professional, beretika serta memiliki jiwa kepemimpinan dan mempunyai keterampilan klinis yang baik.
  3. Meningkatnya pendidikan berkualitas yang dikelola secara efektif dan efisien.
  4. Meningkatnya penyediaan layanan kesehatan sebagai hasil dari penelitian di bidang Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik.
  5. Meningkatnya jumlah publikasi penelitian baik secara nasional maupun internasional.
  6. Meningkatnya penelitian yang berorientasi kepada teknologi dan kebutuhan masyarakat
  7. Meningkatnya penggunaan hasil penelitian oleh masyarakat.
  8. Meningkatnya kerjasama multidisiplin yang berkaitan dengan ilmu Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik.
  9. Meningkatnya jumlah kerjasama dengan institusi pendidikan nasional dan internasional.

 

Sasaran Khusus

  1. Menghasilkan dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik yang berkualitas dalam ilmu, sikap dan keahlian melalui pendidikan bedah plastik rekonstruksi dan estetik yang berkelanjutan.
  2. Memasyarakatkan pemahaman mengenai ilmu dan pelayanan bedah plastik rekonstruksi dan estetik pada kalangan medis lain dan khalayak umum.

 

 

Ketua Prodi

Dr. Hardi Siswo Soedjana, dr., Sp.BP-RE(K)

Sekretaris

Ali Sundoro, dr. Sp.BP-RE(K)

Gugus Kendali Mutu

Arif Tri Prasetyo, dr., M.Ked.Klin, Sp.BP-RE

Koordinator Pendidikan

Dr. Lisa Hasibuan, dr., Sp.BP-RE(K)

Pendidikan S1 dan Profesi Dokter

Rani Septrina, dr., Sp.BP-RE(K)

Pendidikan PPDS-1 Ilmu Bedah Umum

Betha Egih Riestiano, dr., Sp.BP-RE

Pendidikan PPDS-1 Ilmu Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik

Dr. Lisa Hasibuan, dr., Sp.BP-RE(K)

 

No.

Nama Staf Pengajar

Mengajar MK

1

Dr. Hardi Siswo Soedjana, dr., Sp.BP-RE(K)

Estetik, Wound, Genitalia Eksterna

2

Dr. Lisa Hasibuan, dr., Sp.BP-RE(K)

Burn, Wound, Estetik

3

Irra Rubianti Widarda, dr., Sp.B, Sp.BP-RE(K)

CMF, Microsurgery, Hand

4.

Ali Sundoro, dr., Sp.BP-RE(K)

CMF, Estetik

5.

Almahitta Cintami Putri, dr., Sp.BP-RE(K)

Burn, CMF

6.

Rani Septrina, dr., Sp.BP-RE(K)

Microsurgery, Genitalia Eksterna, Hand

7.

Betha Egih Riestiano, dr., Sp.BP-RE

Hand, Genitalia Eksterna, CMF

8.

Arif Tri Prasetyo, dr., M.Ked.Klin., Sp.BP-RE

CMF, Burn, Hand

9.

Sitha Christine, dr., Sp.BP-RE

Genitalia Eksterna, Burn, CMF

 

KOMPETENSI KETRAMPILAN (PROSEDUR)

Tingkat Kompetensi :

C1          : Melihat
C2          : Mengerjakan untuk kasus sederhana
C3          : Mengerjakan dan mengajarkan kasus sulit

No Prosedur BD + BPD BP 1 BP 2 CR
Pembekalan Tindakan Dasar
1 Preparasi Luka C2 C3 C3 C3
2 Menjahit Luka C2 C3 C3 C3
3 Photography C3 C3 C3 C3
4 Membaca Imaging Radiologi C2 C3 C3 C3
5 EKG C1 C2 C2 C2
Skin Grafting
6 Split-Thickness Skin Grafting C1 C2 C3 C3
7 Full-Thickness Skin Grafting C1 C2 C3 C3
8 Composite Graft C1 C1 C2 C3
Kulit dan Jaringan Lunak
9 Eksisi Parut C1 C2 C3 C3
10 Release Contracture C1 C2 C3 C3
11 W-plasty C1 C2 C3 C3
12 Z-plasty C1 C2 C3 C3
13 Penanganan Parut non Bedah C1 C2 C3 C3
14 Mengelola Luka Bakar Fase Akut C2 C3 C3 C3
15 Mengelola Luka Bakar Fase SubAkut C1 C2 C3 C3
16 Mengelola Luka Bakar Fase Lanjut C1 C2 C3 C3
17 Mengelola Trauma Inhalasi C1 C2 C3 C3
18 Flap Acak C1 C2 C3 C3
19 Flap Axial C1 C1 C2 C3
20 Flap Bebas C1 C1 C2 C2
21 Tes Vitalitas Jaringan C1 C2 C3 C3
22 Mengelola Avulsi / Degloving C1 C2 C3 C3
Lesi Jinak dan Lesi Ganas Kulit
23 Ekstirpasi dan Eksisi C2 C3 C3 C3
24 Rekonstruksi Pasca Ablasi Tumor C1 C1 C2 C2
Kelainan Kongenital Pembuluh Darah Hemangioma dan Malformasi Vaskuler
25 Terapi Non Bedah, Eksisi dan Rekonstruksi C1 C2 C3 C3
Kraniofasial
26 Debridement dan Rekonstruksi Trauma Jaringan Lunak C1 C2 C3 C3
27 Reposisi dan Fiksasi  Temporo Mandibular Joint C1 C2 C3 C3
28 Reposisi dan Fiksasi (Wiring, Arch bar, Mini Plate and Screw) Fraktur Mandibula C1 C2 C3 C3
29 Reposisi, Bone Graft dan Fiksasi (Wiring, Arch bar, Mini Plate and Screw) Fraktur Maksila C1 C2 C3 C3
30 Reposisi dan Fiksasi (Nasal Splinting, Mini Plate and Screw, Tampon) Fraktur Nasal C1 C2 C3 C3
31 Penanganan non Bedah Fraktur Zygoma C1 C2 C3 C3
32 Reposisi, Bone Graft dan Fiksasi (Wiring, Arch bar, Mini Plate and Screw) Fraktur C1 C2 C3 C3
Zygoma
33 Reposisi, Bone Graft dan Fiksasi (Wiring, Arch bar, Mini Plate and Screw) Fraktur Naso-Orbito-Etmoidalis (NOE) C1 C2 C3 C3
34 Reposisi, Bone-Cartilage Graft, Mesh Plate, Polyetilene, Nylon Sheet dan Fikasasi (Wiring, Mini Plate and Screw) Fraktur Dasar Orbita C1 C2 C3 C3
Kelainan Kraniofasial Kongenital
36 Rekonstruksi Bertahap Kraniosynostosis C1 C1 C2 C2
37 Rekonstruksi ensefalokel frontalis dan nasofrontalis C1 C1 C2 C2
38 Rekonstruksi Hemifacial Microsomia C1 C1 C2 C2
39 Rekonstruksi Macrostomia dan Microstomia C1 C1 C2 C2
40 Rekonstruksi Craniofacial Cleft C1 C1 C2C C2
41 Pembedahan Ortognatik  Retrognatia, Prognatia, Macrognatia dan Micrognatia C1 C1 C2 C2
42 Labioplasty C1 C2 C3 C3
43 Palatoplasty C1 C2 C3 C3
44 Alveolar Bone Graft C1 C1 C2 C3
45 Pharingoplasty C1 C1 C2 C2
Mata
46 Eksisi dan Jahit Primer / Flap  Xantelasma C1 C2 C3 C3
47 Pembebasan Ektropion dan Skin Graft / Flap C1 C1 C2 C3
48 Koreksi Palpebra Superior dengan Skin Graft atau Flap pada Lagoftalmus C1 C1 C2 C3
49 Koreksi Ptosis Palpebra C1 C1 C2 C2
Hidung
50 Koreksi Deformitas dan Rekonstruksi Hidung Akibat Trauma,  Pasca Ablasi Tumor dan Kelainan Kongenital C1 C1 C2 C2
Telinga
51 Eksplorasi dan Fistulektomi Preauricular Synus and Cyst C1 C2 C3 C3
52 Rekonstruksi  Congenital and Acquired Absence of Earlobe C1 C2 C3 C3
53 Eksisi dan Jahit Primer Tragus Asesorius C1 C2 C3 C3
54 Rekonstruksi Makrotia dan Microtia / Anotia C1 C2 C3 C3
55 Rekonstruksi / Otoplasty Stahl’s Ears, Prominent Ear, Constricted Ear, C1 C1 C2 C3
56 Lobuloplasty Lobuloskizis C1 C2 C3 C3
57 Replantasi Amputasi Telinga Traumatik C1 C1 C2 C2
Payudara
58 Reduksi Payudara Gigantomastia C1 C1 C2 C2
59 Rekonstruksi Amasia dan Pembuatan Puting Atelia C1 C1 C2 C2
60 Eksisi Mammae Abberans dan Politelia C1 C1 C2 C2
Genitalia Eksterna
61 Release Chordee Hipospadia C1 C1 C2 C3
62 Urethtroplasty Hipospadia C1 C1 C2 C3
63 Rekonstruksi Urethra Epispadia C1 C1 C2 C2
64 Rekonstruksi Short Urethra, Buried Penis, Genitalia Ambigu C1 C1 C2 C2
65 Revaskularisasi dan Replantasi Amputasi Penis Traumatik C1 C1 C2 C2
66 Vaginoplasty Atresia Vaginalis C1 C1 C2 C2
67 Sirkumsisi C2 C3 C3 C3
Ekstremitas
68 Revaskularisasi, Replantasi, Rekonstruksi dan Repair Stump Amputasi Ekstremitas C1 C1 C2 C2
69 Penanganan non Operatif dan operatif Limfedema C1 C2 C3 C3
70 Penangananan Paronikia dan Nailplasty Ingrowing Nail C2 C3 C3 C3
Bedah Tangan
71 Repair Tendon Fleksor C1 C2 C3 C3
72 Repair Tendon Ekstensor C1 C2 C3 C3
73 Penanganan non Bedah Fraktur dan Dislokasi Falang, Metakarpal dan MCP C1 C2 C3 C3
74 Percutaneous Wires Fraktur / Dislokasi Falang, Metakarpal dan MCP C1 C2 C3 C3
75 ORIF Fraktur / Dislokasi Falang, Metakarpal dan MCP C1 C2 C3 C3
76 Release Otot Intrinsic, fleksor synovectomy, lateral band transfer, artroplasty, artrodesis C1 C1 C3 C2
77 Synovectomy, dynamic splinting, pemendekan ventral slip, tenotomy ekstensor, Reposisi Lateral Band, Arthroplasty, Arthrodesis, boutonnierre deformity C1 C1 C3 C2
78 Penanganan Operatif dan Non Operatif Malet Finger C1 C1 C2 C2
79 Revaskularisasi atau  Replantasi Amputasi Jari dan Tangan Traumatik C1 C1 C2 C2
80 Reparasi Saraf Perifer C1 C1 C2 C2
81 Penanganan Operatif dan non Operatif Carpal Tunnel Syndrome, Trigger Finger, De Quervain’s Syndrome C1 C1 C2 C2
82 Rekonstruksi Finger Tip Injury C1 C1 C2 C3
83 Rekonstruksi Blast Injury Tangan C1 C1 C2 C3
84 Separasi Jari Syndactily C1 C1 C3 C3
85 Rekonstruksi (Ligasi / Amputasi) Polydactily C1 C1 C2 C3
86 Reseksi (Debulking)  Macrodactily C1 C1 C2 C2
87 Penanganan Operatif dan non Operatif Camptodactily C1 C1 C2 C2
88 Rekonstruksi Jari Clinodactily C1 C1 C2 C2
89 Rekonstruksi Jari Thumb Hipoplasia C1 C1 C2 C2
90 Release Constrintion Band C1 C1 C2 C3
91 Penanganan Operatif dan non Operatif Radial Club Hand, Ulnar Club Hand, Median Claw Hand, Ulnar Claw Hand C1 C1 C2 C2
92 Pengananan Operatif dan non Operatif Ganglion C1 C2 C3 C3
Estetik
93 Blepharoplasty C1 C1 C1 C2
94 Rhinoplasty C1 C1 C1 C2
95 Genioplasty C1 C1 C1 C2
96 Fat  Grafting C1 C1 C1 C2
97 Face Lifting C1 C1 C1 C2
98 Thread Lifting, Filler, Botox, Laser C1 C1 C1 C1
99 Mammaplasty C1 C1 C1 C2
100 Liposuction C1 C1 C1 C2
101 Abdominoplasty C1 C1 C1 C2
102 Augmentasi / Implantasi Silikon C1 C1 C1 C2
103 Penanganan Operatif dan non Operatif Hiperhidrosis C1 C1 C1 C1
104 Hair Transplant C1 C1 C1 C1
105 Vaginoplasty, Labiaplasty, Clitoroplasty, Hymenoplasty, Release / Separasi Labia, Sinekia Vagina C1 C1 C1 C1
106 Transexual C1 C1 C1 C1
107 Eksisi, Reduksi Granuloma Silikon C1 C1 C2 C2

Program penelitian untuk mahasiswa (residen)

Residen diwajibkan untuk menulis 5 buah paper selama masa pendidikan yang akan dipresentasikan di forum nasional atau internasional dan satu karya tulis akhir yang diujikan dan dipresentasikan di forum nasional atau internasional.

Program pengabdian kepada masyarakat untuk mahasiswa (residen)

Residen harus mengikuti kegiatan bakti sosial sebanyak minimal 5 kali selama masa pendidikan dan mengerjakan operasi minimal 5 labioplasty dan 3 palatoplasty secara mandiri.