Subspecialist Study Program

Bedah!

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran di bidang ilmu bedah,

sebagai jawaban terhadap perkembangan masalah penyakit bedah, kompleksitas dan kerja sama interprofesional dalam manajemen bedah, telah menghasilkan pendalaman ilmu dan teknologi bedah sehingga berkembanglah profesi dokter subspesialis bedah. Selain itu, transisi epidemiologi, perkembangan sosio-ekonomi, dan sistem kesehatan dengan perkembangan dan jangkauan berbagai jenis klasifikasi rumah sakit telah pula menjadikan tuntutan masyarakat atas pelayanan yang berteknologi tinggi dan berkualitas sebagaimana dapat dilaksanakan melalui pelayanan bedah sub spesialistik.

Demikian pula dengan perkembangan masyarakat Indonesia yang semakin meningkat pengetahuan dan status ekonominya, maka profesi subspesialis bedah sudah menjadi kebutuhan bagi rakyat Indonesia. Oleh karena itu, sejak akhir tahun 1970-an dan awal tahun 1980 berkembang sub spesialis bedah digestif dan bedah onkologi dan kepala leher dari profesi bedah umum di Indonesia. Seiring dengan semakin banyaknya para dokter spesialis bedah yang mendalami kedua profesi subspesialis tersebut dan kebutuhan pelayanan subspesialis di berbagai rumah sakit umum, maka Kolegium Ilmu Bedah Indonesia telah melaksanakan pendidikan dan pelatihan dokter konsultan bedah digestif dan bedah onkologi sejak tahun 1982. Pendidikan berbasis kolegium tersebut telah dilaksanakan di Departemen Ilmu Bedah FK UNPAD/RSHS sejak 1984 untuk konsultan Bedah Digestif dan tahun 1994 untuk Bedah Onkologi dan Kepala Leher. Semenjak diberlakukannya Undang-undang Praktek Kedokteran tahun 2004 dan Undang- undang Pendidikan Kedokteran tahun 2013, serta regulasi yang dibuat oleh Konsil Kedokteran Indonesia berupa Perkonsil no 54 tahun 2018 tentang STR K, maka program gelar dan program pendidikannya menjadi program studi dokter subspesialis yang dikelola oleh universitas. Standar Pendidikan dokter subspesialis telah pula diatur di dalam Permenristekdikti tentang no 18 tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan Kedokteran dan Perkonsil no 78 tahun 2020 tentang Standar Pendidikan Subspesialis Bedah Digestif dan Bedah Onkologi.

Dengan telah diterbitkannya surat persetujuan pembukaan prodi sub spesialis bedah oleh senat akademik Universitas Padjadjaran

dengan nomor surat: 1428/UN6.SA.1/TU/2020, maka kami menyusun panduan kegiatan pembelajaran dalam bentuk buku pedoman kurikulum Pendidikan sub spesialis bedah Universitas Padjadjaran. Pedoman kurikulum yang tercantum dalam buku ini mencakup kurikulum peminatan Bedah Digestif dan peminatan Bedah Onkologi, Kepala dan Leher

About Us

Program Studi Subspesialis Bedah.

Vision & Mission
Organizational Structure
Officials and Staffs
i
Accreditation
Competencies
l
Curriculum

Vision

Menjadikan Program Studi Pendidikan Dokter Subspesialis Ilmu Bedah FK Unpad sebagai salah satu pusat pendidikan profesi dokter Subspesialis Ilmu Bedah yang bermartabat, kompetitif, unggul di tingkat Nasional dan Intemasional berbasis riset dan teknologi terkini dalam menunjang proses pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Mission

  • Melaksanakan pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan dalam bidang Subspesialis Bedah yang telah ditetapkan oleh Departemen Bedah yaitu Peminatan Bedah Digestif dan Peminatan Bedah Onkologi, Kepala dan Leher
  • Melaksanakan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dasar dan klinis dalam bidang Subspesialis Ilmu Bedah dalam bidang Peminatan di atas.
  • Melaksanakan integrasi pendidikan dengan pelayanan yang unggul dan prima dalam bidang subspesialisasi ilmu bedah digestif dan Onkologi, Kepala dan Leher.
  • Melaksanakan pengabdian masyarakat dalam budang subspesialisasi ilmu bedah sehingga memberikan maslahat bagi masyarakat luas.

General Goals

Program Studi Pendidikan Dokter Subspesialis Ilmu Bedah bertujuan untuk menghasilkan lulusan berkualitas tinggi yang memiliki ciri sebagai berikut:

  • Menerapkan dasar-dasar teori dan teknologi Ilmu Subspesialis Bedah bidang Peminatan Bedah Digestif dan Bedah Onkologi, Kepala dan Leher untuk kesejahteraan raga, jiwa dan sosial penderita kasus bedah.
  • Mempunyai rasa tanggung jawab dalam pengamalan dan pengembangan Ilmu Subspesialis Bedah Bidang Peminatan Bedah Digestif dan Bedah Onkologi, Kepala dan Leher sesuai dengan kebijakan Pemerintah yang berdasarkan Pancasila.
  • Mampu mengembangkan sikap pribadi sesuai dengan etika ilmu pengetahuan dan etika profesi.
  • Mampu merencanakan dan melaksanakan pendidikan dan penelitian yang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang Subspesialis Bedah Peminatan Bedah Digestif dan Bedah Onkologi, Kepala dan Leher di senter pendidikan.
  • Mempunyai jaringan sumber pembelajaran (RS Jejaring pendidikan, fasilitas dan sumber daya manusia) secara luas, baik lokal, regional maupun intemasional, agar proses pendidikan lebih efisien dan efektif dan berkualitas tinggi.

Spesific Goals

Tujuan khusus Program Studi Pendidikan Dokter Subspesialis Ilmu Bedah adalah untuk menghasilkan lulusan yang mampu:

  • Menjelaskan epidemiologi penyakit kasus bedah bidang Peminatan Bedah Digestif dan Bedah Onkologi, Kepala dan Leher di dunia pada umumnya dan di Indonesia pada khususnya.
  • Menjelaskan dasar-dasar teori kasus bedah bidang Peminatan Bedah Digestif dan Bedah Onkologi, Kepala dan Leher.
  • Menerapkan epidemiologi dan dasar-dasar teori bidang Peminatan Bedah Digestif atau Bedah Onkologi, Kepala dan Leher dalam pengelolaan penyakit kasus bedah, dan Peminatan bedah.
  • Menjelaskan modalitas terapi lain dalam bidang kasus bedah dan Peminatan bedah.
  • Menerapkan metodologi penelitian dalam bidang kasus bedah dan Peminatan bedah.
  • Melakukan pelayanan sub spesialis bedah pada pasien dengan penyakit atau kelainan bedah digestif atau bedah onkologi, kepala dan leher secara mandiri ataupun dalam kerja sama tim.
  • Melakukan tindakan operatid bedah digestif atau bedah onkologi, kepala dan leher secara mandiri sesuai standar yang terbaik dan mampu mengatasi komplikasi dan efek samping yang terjadi, serta mampu menilai kondisi yang mengharuskan kerjasama multidisiplin dengan kasus yang terkait.
  • Menanggulangi komplikasi kasus bedah dan mampu menanggulangi kegagalan pengobatan kasus bedah yang sudah mendapat penanganan di tempat lain.
  • Memberikan konsultasi pendidikan kepada masyarakat awam, tenaga medis dan para medis yang memerlukan.

Tujuan Institusional

Lulusan Prodi Subspesialis Bedah Digestif dan Onkologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran mampu menguasai dan menerapkan ilmu bedah Onkologi, baik secara perorangan/tim dan atau melalui kerjasama sesuai dengan tuntutan masyarakat maupun perkembangan ilmu, serta mampu mengaktualisasikan diri sebagai seorang ahli bedah Digestif dan Onkologi yang profesional dan berakhlak tinggi.

Accreditation

Based on the decision of LAM-PTKes stated:

Program Studi Subspesialis Bedah Universitas Padjadjaran, Bandung.

Accredited : 

Setelah lulus dari program studi, mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan, pada proses penyusunan Kurikulum berbasis kompentensi dan Kerangka kualifikasi Nasional Indonesia, langkah pertama yang harus disusun adalah menentukan profil lulusan bagi Program Studi Pendidikan Dokter Subspesialis Ilmu Bedah. Untuk menentukan profil lulusan Prodi Pendidikan Dokter Subspesialis Ilmu Bedah, dilakukan survey terhadap peluang kerja dan kebutuhan stake holder yang ada pada dunia kesehatan khususnya Subspesialis Ilmu Bedah. Sebagai pedoman dalam proses pembelajaran pada program studi Ilmu Bedah FK UNPAD mengacu pada beberapa pusat studi di luar negeri diantaranya Royal college of Surgeon of Edinburgh (RCSEd) serta pusat studi di dalam negeri diantaranya Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga. Pusat-pusat studi ini dipilih karena secara teori maupun karakteristik dari pasien dan pola penyakit yang terdapat di tempat tersebut memiliki kesamaan dengan karakteristik pasien di Indonesia, sehingga memudahkan para dokter untuk menerapkan ilmu yang didapatkan kepada pasien. Negara Scotlandia sebagai negara maju juga dipilih sebagai acuan karena memiliki teknologi dan inovasi-inovasi baru dalam dunia kedokteran, sehingga penelitian- penelitian di negara tersebut dijadikan bahan pembelajaran oleh para peserta program studi.

Berdasarkan proses diatas, ditetapkan Profil lulusan Program Studi Pendidikan Dokter Subspesialis Ilmu Bedah pada Fakultas Kedokteran adalah seorang Dokter Subspesialis Ilmu Bedah yang mampu berperan sebagai:

  • Good Clinician
    Memahami secara mendalam dan mampu mengembangkan berbagai konsep dan prinsip-prinsip dalam pelayanan subspesialisasi Ilmu Bedah pada umumnya.
  • Good Reseacher
    Memahami secara mendalam penelitian di bidang subspesialisasi Ilmu Bedah khususnya, dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, yang mampu menguji konsep dan prinsip-prinsip dalam bidang pelayanan subspesialisasi Ilmu Bedah, serta dapat mengembangkan konsep dan prinsip-prinsip baru
  • Health System Partner
    Memahami dan mampu melaksanakan praktik kedokteran sesuai sistim kesehatan Nasional

Our Facilities

RSP Unpad Jln. Eijkman No. 38 Bandung.

N

Lecture Room

N

Lecturer Room

N

Laboratory Room

N

Meeting Room

N

Library room

Want to Join with Us
Contact Us

Campus location is on Jl. Eijkman No. 38 Bandung

Email :
tendik.s2.ikd@unpad.ac.id atau kaprodi.s2.ikd@unpad.ac.id

Why Choose Us

The teaching staff are doctoral graduates from foreign and domestic universities who have experience in research and publication in international journals; full of commitment and support from the supervisor's grant grants make it easier for students to carry out thesis research and graduate on time.

List of Lecturer Expertise

en_USEnglish

Pin It on Pinterest

Share This