Lab Biomedik

Guna menunjang Study Research dan Dedication kepada masyarakat

Laboratorium Biomedik Lanjut didirikan sebagai implementasi dari Rencana Strategis Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran yang mengutamakan pendidikan terintegrasi dengan penelitian untuk kemaslahatan masyarakat. Berdirinya Laboratorium Biomedik Lanjut Universitas Padjadjaran tidak terlepas dari adanya unit sebelumnya yang bernama Unit Penelitian Kesehatan (UPK), yang selanjutnya berubah menjadi Laboratorium Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, dan kemudian menjadi Laboratorium Biomedik Lanjut, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Saat ini, Laboratorium Biomedik Lanjut melayani penelitian-penelitian civitas akademika dari dalam maupun luar Universitas Padjadjaran. Selain itu, Laboratorium Biomedik Lanjut juga menerima layanan pemeriksaan laboratorium sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Visi :

Menjadi laboratorium penelitian yang terintegrasi serta menunjang keunggulan dalam pengembangan pelayanan penelitian dan pendidikan.

Misi :

Menyelenggarakan kegiatan pelayanan penelitian yang berorientasi pada keunggulan.

Mengembangkan pelayanan penelitian yang dapat memfasilitasi seluruh civitas akademika Universitas Padjadjaran dalam rangka pengembangan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Menjamin dihasilkannya penelitian yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Meningkatkan dan mengembangkan jejaring kerjasama laboratorium di tingkat nasional, regional, dan internasional.

Sub Divisi

Saat ini, Laboratorium Biomedik Lanjut Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran memiliki 7 (tujuh) Sub Divisi Laboratorium yang terdiri dari :

Laboratorium Farmakokinetik.

Pengukuran kadar obat / zat aktif dalam sampel biologis (darah, CSF, urine) :

  • Rifampisin
  • Desasetil rifampisin
  • Isoniazid
  • Moxifloxacin
  • Metformin
  • Dihidroartemisinin
  • Clofazimin
  • Simvastatin
  • Atorvastatin
  • Equol
  • Astaxanthin
  • Vitamin 25OHD3 dan 25OHD2

Analasis zat kimia lainnya :

  • Daidzein dalam pelarut
  • Genistein dalam pelarut
  • Pengukuran / konfirmasi massa molekul senyawa (Mr)
  • Antioksidan (metode DPPH)
  • Absorbansi UV-Vis
  • Pembuatan ekstrak bahan alam.

Contact Person : Atu Dewi
Tlp/WA : 082128632024
Email : pklab.fkunpad@gmail.com

 

Laboratorium Imunologi.
  • Pemeriksaan viral load HIV
  • Pengukuran kadar berbagai jenis Sitokin dalam darah dengan metode ELISA
  • Menghitung, mengukur, menentukan jumlah sel (analisis sel) dengan metode Flowsitometri
  • Pemeriksaan darah untuk deteksi TB dengan metode Interferon Gamma Release Assay (IGRA)
  • Whole Blood Stimulation Assay (WBSA)

 

Contact Person : Fitria Utami
Tlp/WA : 085659040634
Email : imunologiunpad@gmail.com

Laboratorium Genetika Molekuler .
  • Isolasi DNA/RNA
  • Pemeriksaan PCR
  • Pemeriksaan RFLP
  • Pemeriksaan real time-PCR
  • Analisis protein dengan metode ELISA
  • Pemeriksaan MDA
  • Pemeriksaan Metilasi DNA
  • Pemeriksaan Sequencing dan Next Generation Sequencing

Contact Person : Rd. Lita Putri S.
Tlp/WA : 081802076465
Email : lita.putri@unpad.ac.id

Laboratorium Kultur Sel.

Pembuatan kultur sel primer dan perbanyakan lini sel:

  • Memiliki koleksi 41 jenis lini sel (human, rat, cancer, normal)

Pengujian kultur sel:

  • Pengujian bahan alam
  • MTT dan Migration Assay
  • Pembuatan sel 3-dimensi: Spheroid cell
  • Pembuatan Peripheral Blood Mononuclear Cell (PBMC)
  • Pengujian proliferasi sel: Clonogenic Assay

Contact Person :  Tenny Putri W.

Tlp/WA :  0856 2482 9846

Email :  kulturselsitogenetika@gmail.com

Laboratorium Mikrobiologi.
  • Kultur mikroba (memiliki koleksi 28 spesies mikroba yang terdiri dari bakteri, yeast, dan jamur
  • Identifikasi bakteri, yeast, dan jamur
  • Pemeriksaan mikroskopis bakteri, yeast, dan jamur
  • Pemeriksaan hitung jumlah koloni bakteri (Total Plate Count)
  • Pemeriksaan Bakteri Asam Laktat (BAL) dengan media selektif
  • Pemeriksaan Bakteri coli dan Coliform dengan E.coli/Coliform Chromogenic Agar
  • Pemeriksaan aktivitas antibakteri/antijamur :
    1. Uji Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM)
    2. Uji Disk Diffusion
    3. Uji Well Diffusion
    4. Uji Koefisien Fenol
    5. Uji TAMC dan TAMY
    6. Uji EN 1276:2019
  • Pemeriksaan Growth Promotion Test Liquid Media
  • Pemeriksaan Growth Promotion Test Liquid Media
  • Pemeriksaan molekuler (isolasi DNA/RNA, PCR dan real-time PCR)
  • Pemeriksaan bakteri Mycobacterium tuberculosis (TB Research Lab)

 

Contact Person : Shinta Asarina
Tlp/WA : 082128071687
Email : labmikro.fkunpad@gmail.com

Laboratorium Sitogenetika.

Analisis kromosom :

  • Darah bayi, anak, dewasa
  • Cairan amnion
  • Darah tali pusar
  • Product of conception

Contact Person : Riksa Parikrama
Tlp/WA : 085722225327
Email : kulturselsitogenetika@gmail.com

Laboratorium Parasitologi.

Pemeriksaan endoparasit secara langsung, konsentrasi dan pewarnaan

NO

JENIS PEMERIKSAAN LANGSUNG ASAL SAMPEL

LAMA PEMERIKSAAN

1 Pemeriksaan feses langsung Faeces, cairan tubuh, urine, sekret vagina 1 hari
2 Pemeriksaan cacing kremi (Enterobius vermicularis) apus rectal 1 hri
3 pemeriksaan telur cacing kualitatif (konsentrasi) Faeces 3 hari
4 pemeriksaan telur cacing kuantitatif Faeces 1 hari
5 pemeriksaan Cryptosporidium, Cyclospora, isospora dan infeksi coccidian lainnya. Faeces 1 hari
6 Pemeriksaan amebiasis Feses segar (1 jam) atau usap rektum , bahan klinik lain 3 hari
7 Malaria mikroskopik darah jari, sediaan apus malaria 1 hari
8 Filariasis mikroskopik darah EDTA malam hari 1 hari
9 Identifikasi cacing, larva, arthropoda parasit 1-3 hari
10 Pemeriksaan cairan kista hidatid (mikroskopis) cairan kista 3 hari
11 Pemeriksaan telur Schistosoma haematobium urine 200 ml jam 10 pagi 1-3 hari
12 Pemeriksaan T. vaginalis urine segar, sekret vagina (langsung & pulasan) 1-3 hari
13 Pemeriksaan parasitologi pada tanah/sayuran tanah, sayuran 7 hari
14 scabies kerokan kulit  1 hari
15 Pemeriksaan langsung jamur Seluruh sampel klinik 1 hari
16 identifikasi biakan jamur koloni jamur dalam medium 3 hari

 

Deteksi parasit secara molekuler

NO

JENIS PEMERIKSAAN MOLEKULER ASAL SAMPEL

LAMA PEMERIKSAAN

1 PCR Toxoplasma gondii Darah EDTA 5ml /  cairan tubuh/ jaringan 5 hari
2 PCR Giardia duodenalis Faeces segar 7 hari
3 PCR Ascaris lumbricoides Faeces segar 7 hari
4 PCR Blastocystis hominis Faeces segar 7 hari

 

Pemeriksaan serologi

NO

JENIS PEMERIKSAAN SEROLOGI ASAL SAMPEL

LAMA PEMERIKSAAN

1 Serologi malaria (rapid test) darah 2 jam
2 Serologi filaria (rapid test) pasien langsung 2 jam
3 Serologi Cysticercus serum 7 hari
4 Serologi Toxocara serum 1-3 hari
5 Serologi Amoeba (ELISA) serum 1-3 hari
6 Serologi Strongyloides Serum 7 hari
7 Serologi Echinococcus / kista hidatid Serum 7 hari
8 Toxoplasma IgG Serum 3 hari
9 Toxoplasma IgM Serum 3 hari
10 serologi Ab Candida darah, BAL & urin 7 hari
11 serologi Ab Aspergillus darah, BAL & urin 7 hari
12 serologi Ag Cryptococcus cairan otak, darah, BAL & urin 7 hari
13 pemeriksaan Galaktomanan

 

Kultur parasit

NO

JENIS PEMERIKSAAN PARASIT ASAL SAMPEL

LAMA PEMERIKSAAN

1 Kultur cacing tambang, Trichostrongylus sp. Faeces (segar) tanpa didinginkan 3-7 hari
2 kultur S. stercoralis Faeces (segar) tanpa didinginkan 3-7 hari
3 Kultur Jamur Kerokan kulit 14 hari

 

Uji kepekaan

NO

JENIS PEMERIKSAAN ASAL SAMPEL

LAMA PEMERIKSAAN

1 pemeriksaan sputum untuk identifikasi jamur + uji kepekaan sputum 10 hari
2 Uji kepekaan Jamur Seluruh sampel klinik 3 hari
3 Uji resistensi nyamuk nyamuk 7 hari
4 uji resistensi larva larva 7 hari

  

Konsultasi

NO

JENIS PEMERIKSAAN ASAL SAMPEL

Lama Pemeriksaan

1 konsultasi Histopatologi / pasien sediaan histopatologi 2-4 hari kerja
2 konsultasi pasien
3 pengambilan & pemeriksaan jamur subkutis (biopsi sentuh) subkutis 2 – 7 hari

 

Pelayanan rujukan Covid se-Jawa Barat

NO

JENIS PEMERIKSAAN ASAL SAMPEL

Lama Pemeriksaan

1 Rapid test antigen Saliva, swab nasofaring 1 hari
2 PCR Swab nasofaring 2 hari
3 Validasi produk inovasi lokal dan nasional
4 Sequencing

 

Penyediaan bahan praktikum dan penelitian parasitologi

NO

JENIS BAHAN STADIUM/ SPESIFIKASI

KETERANGAN

1 Saboraud Dextrose Agar plate disposible
2 ChromAgar plate dispossible
3 Disc obat antijamur
4 LPCB
5 KOH gliserin
6 Aedes aegypti Stadium telur Awetan kering
7 Aedes aegypti Stadium larva
8 Aedes aegypti Stadium dewasa

 

Penyediaan preparat permanen

NO

NAMA PREPARAT STADIUM
1 Ancylostoma  Telur
2 Ancylostoma caninum dewasa betina
3 Ancylostoma caninum dewasa jantan
4 Ancylostoma duodenale dewasa jantan
5 Ancylostoma duodenale dewasa betina
6 Ascaris Telur fertil dan Infertil
7 Ascaris lumbricoides Telur
8 Ascaris lumbricoides Telur fertil
9 Ascaris lumbricoides Telur Dekortikasi
10 Ascaris lumbricoides Telur Infertil
11 Ascaris, Trichuris Larva
12 Ascaris, Trichuris Telur
13 Ascaris, Trichuris, Ancylostoma Telur
14 Brugia malayi dewasa
15 Brugia timori dewasa
16 Cercaria Schistosoma Cercaria
17 Cercaria redia
18 Cysticercus cellulosae (Larva T.solium) dewasa
19 Dicrocoelium dendriticum dewasa
20 Dicrocoelium dendriticum Telur
21 Diphyllobothrim latum dewasa
22 Echinococcus granulosus dewasa
23 Echinostoma dewasa
24 Enterobius vermicularis telur
25 Enterobius vermicularis cacing jantan
26 Enterobius vermicularis cacing betina
27 Eurythrema pancreaticum dewasa
28 Fasciola  Telur
29 Fasciola buski cacing dewasa
30 Fasciola hepatica cacing dewasa
31 Fasciola hepatica telur
32 Fasciola hepatica redia
33 Fasciola hepatica serkaria
34 Hymenolepis diminuta dewasa
35 Hymenolepis nana cacing dewasa
36 Hymenolepis nana telur
37 Necator americanus Telur
38 Necator americanus cacing betina
39 Necator americanus cacing jantan
40 Necator americanus larva
41 Schistosoma haematobium Telur
42 Schistosoma japonicum cacing dewasa
43 Schistosoma japonicum Telur
44 Schistosoma mansoni cacing jantan
45 Schistosoma mansoni cacing betina
46 Schistosoma mansoni Telur
47 Sparganum cacing dewasa
48 Strongyloides 
49 Strongyloides stercoralis telur dan larva
50 Taenia telur
51 Taenia saginata dewasa
52 Taenia saginata dewasa
53 Taenia saginata scolex
54 Taenia solium dewasa
55 Taenia solium Proglotid grvid
56 Taenia solium scolex
57 Toxocara canis Telur
58 Trichinella spiralis Larva
59 Trichinella spiralis cacing betina
60 Trichinella spiralis cacing jantan
61 Trichuris trichiura Telur
62 Trichuris trichiura dewasa
63 Wuchereria bancrofti dewasa
64 Ascaris lumbricoides dewasa
65 Ascaris suum dewasa
66 Taenia saginata dewasa
67 Taenia solium cysticercus (pd tikus)
68 Toxocara cati dewasa
69 Toxocara canis dewasa
70 Necator americanus dewasa
71 Ancylostoma duodenale dewasa
72 Fascola gigantica dewasa
73 Balantidium coli tropozoit
74 Balantidium coli kista
75 Chilomastix mansili tropozoit
76 Chilomastix mansili kista
77 Dientamoeba fragilis
78 Eimeria stidae
79 Endolimax nana kista
80 Endolimax nana tropozoit
81 Entamoeba coli tropozoit
82 Entamoeba coli kista
83 Entamoeba gingivalis
84 Entamoeba hartmmani
85 Entamoeba histolytica tropozoit
86 Entamoeba histolytica kista
87 Giardia lamblia tropozoit
88 Giardia lamblia kista
89 Iodamoeba butschlii
90 Leishmania donovani
91 Plasmodium falciparum tropozoit
92 Plasmodium falciparum microgametosit
93 Plasmodium falciparum makrogametosit
94 Plasmodium falciparum schizont
95 Plasmodium malariae tropozoit
96 Plasmodium malariae microgametosit
97 Plasmodium malariae makrogametosit
98 Plasmodium malariae schizont
99 Plasmodium ovale tropozoit
100 Plasmodium ovale microgametosit
101 Plasmodium ovale makrogametosit
102 Plasmodium ovale schizont
103 Plasmodium vivax tropozoit
104 Plasmodium vivax microgametosit
105 Plasmodium vivax makrogametosit
106 Plasmodium vivax schizont
107 Sarcocystis
108 Toxoplasma gondii
109 Trichomonas muris
110 Trichomonas tenax
111 Trichomonas vaginalis
112 Trypanosoma brucei
113 Trypanosoma cruzi
114 Trypanosoma evansi
115 Trypanosoma gambiense
116 Aedes aegypti telur
117 Aedes aegypti larva
118 Aedes aegypti pupa
119 Aedes aegypti dewasa
120 Anopheles telur
121 Anopheles larva
122 Anopheles pupa
123 Anopheles dewasa
124 Argas persicus larva
125 Argas sp dewasa
126 Boophilus dewasa
127 Cimex lectularius dewasa
128 Ctenocephalides canis dewasa
129 Ctenocephalides felis dewasa
130 Culex telur
131 Culex larva
132 Culex pupa
133 Culex dewasa
134 Culicoides dewasa
135 Cyclops dewasa
136 Dermacentor nympha
137 Dermacentor larva
138 Dermanyssus gallinae dewasa
139 Ixodes nympha
140 Musca (kepala & sayap) dewasa
141 Musca domestica larva
142 Nosopsyllus fasciatus dewasa
143 Ornithodoros moubata dewasa
144 Pediculus humanus capitis dewasa
145 Pediculus humanus corporis dewasa
146 Pthirus pubis dewasa
147 Pulex irritans dewasa
148 Rhipicephalus dewasa
149 Sarcoptes scabiei dewasa
150 Simulium damnosum dewasa
151 Simulium sp larva
152 Stomoxsys calcitrans dewasa
153 Tungau debu dewasa
154 Xenopsylla cheopis dewasa

 

Contact person : Yukan Niko A.
Tlp/WA : 08112292919
Email : parasitologi@fk.unpad.ac.id

en_USEnglish

Pin It on Pinterest

Share This