Dies Natalies ke 63 Fakultas Kedokteran Unpad 'Kolaborasi untuk Kemaslahatan

Selasa, 15-September-2020 255 viewer


Dies Natalis ke-63 Fakultas Kedokteran Unpad Kolaborasi untuk Kemaslahatan Fakultas Kedokteran (FK) Unpad didirikan atas 2 falsafah utama, yakni kemaslahatan bagi masyarakat dan kebersamaan dalam kesejawatan. Gagasan untuk mendirikan Fakultas Kedokteran pertama kali datang dari menteri kesehatan dr. Lie Kiat Teng pada Kongres IDI di Surabaya tahun 1953. Seiring dengan berdirinya Universitas Padjadjaran (Peraturan Pemerintah No. 37/1957), maka berdiri pula FK Unpad bersama tiga fakultas lainnya. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran, pada tahun 1979 dibuka pendidikan pascasarjana dalam bidang Kedokteran. Peringatan Dies Natalis FK Unpad ke-63 tahun ini berbeda karena akan dilaksanakan ditengah kondisi pandemi covid-19 sehingga acara akan berlangsung secara luring dan daring, namun demikian tidak akan mematahkan semangat perayaan. Rangkaian kegiatan acara Dies Natalis Fakultas Kedokteran ke-63, Kamis, 17 September 2020 mendatang adalah Orasi ilmiah oleh Menteri kesehatan Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K), “Terobosan Inovasi Pengembangan Vaksin di Indonesia”(dalam konfirmasi), Orasi Ilmiah oleh Direktur Utama PT. Biofarma, Honesti Basyir, “Pengembangan Industri Vaksin di Indonesia”, dan Orasi ilmiah oleh Guru Besar FK Unpad, Prof. Dr. Kusnandi Rusmil, dr., SpA(K)., MM, “Riset Sepanjang Hayat Bidang Vaksin untuk Daya Saing Bangsa”. Fakultas Kedokteran Unpad memandang penting arti kolaborasi di dalam menyelesaikan permasalahan COVID-19 yang saat ini terjadi di masyarakat. Dari kolaborasi pemikiran serta tenaga, akan lahir inovasi-inovasi sebagai langkah di dalam upaya penyelesaian masalah. Beberapa terobosan inovasi yang telah diraih selama masa pandemi covid-19 oleh Fakultas kedokteran Unpad adalah kerjasama antara Fakultas Kedokteran Unpad dengan PT. Biofarma berupa peminjaman Laboratorium Mobile Bio Safety Level-3 (BSL-3) yang digunakan untuk memeriksa sample rapid test dan swab-test dan Uji Klinis Vaksin vaksin untuk covid-19 yang secara langsung ditinjau oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Kolaborasi juga dilakukan dengan Perguruan tinggi lain, seperti dengan Institut Teknologi Bandung, dalam hal pembuatan mesin ventilator sederhana dan sequencing gen SARSCOV-2 penyebab COVID-19. Hal ini menunjukkan komitmen dan kepedulian Fakultas Kedokteran Unpad di dalam penyelesaian masalah pandemi covid-19. *(WR)

Video


Berita lainnya...

Apr 2021
11
Apr 2021
08
Apr 2021
03