Kuliah Kehormatan oleh Prof.Dr.H. Wahyu Karhiwikarta, dr., Sp.KO., AIF

Kamis, 21-November-2019 110 viewer


Bandung, Rabu  20/11/2019  Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran  mengadakan Kuliah Kehormatan untuk menghormati  Prof.Dr.H. Wahyu Karhiwikarta, dr.,Sp.KO.,AIFM  disertai peluncuran buku Biografi Prof. Wahyu yang berjudul "Makin Sepuh Makin Ampuh".

Acara dibuka oleh : Dekan Fakultas Kedokteran  Dr. med Setiawan, AIFM pada pukul 13.00 WIB didahului dengan  makan siang bersama di Auditorium Lt.2 Gd. RSP Eijkman Bandung.

berita_1354-20191121102531.jpg

 Dipandu oleh Dr. Vita M. Tarawan, dr.,Sp.OG.,M.Kes,  dihadiri oleh para Guru   Besar sejawat   Prof. Wahyu seperti Prof. Dr. Ramdan Panigoro, dr., PhD., Prof   Dr. Ieva Baniasih Akbar, dr.,   AIF yang sekarang menjabat Dekan Universitas   Islam Bandung serta para dosen,   mahasiswa dan keluarga beliau.   Mensyukuri  nikmat usia dan sehat Prof Wahyu, yang   memasuki usia 83 tahun   pada tanggal 20 Nov. 2019 menjadi Hidmat dan penuh Makna.

 Dalam kesempatan tersebut Prof. Wahyu me-launching  sebuah buku yang   berisi biografi   beliau  yang sarat dengan ilmu Pengetahuan, pengalaman  dan hasil   perenungan beliau selama ini.

 

76751807_10221147837754436_4326000758290907136_n.jpg

 Menurut Prof Wahyu ,dari pemikiran sekuler Jean La Fond   dengan   pemikiran trinitas nya  bahwa akal digunakan untuk keselamatan,   ilmu pengetahuan untuk   mencari kebenaran sedangkan kemajuan,   pertumbuhan atau progres adalah untuk   kebahagiaan manusia. Namun kalau hanya mengandalkan ketiga hal tersebut di atas   pemikiran tersebut akan mentok karena tidak melibatkan Rohani, sehingga menghasilkan   rumus 3R yang oleh Herman Soewardi, 1999 dirumuskan Resah, Renggut dan Rusak.

 Dengan kebangkitan agama-agama pada abad ke-20  konsep sehat menurut Prof Wahyu   harus melibatkan segi rohani yang beliau rumuskan dalam sapta upaya agar sehat dan bugar   sehingga " Makin Sepuh Makin Ampuh". Insya Allah

 

Prof. Wahyu merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Unpad Bandung angkatan pertama (1957) dan juga menjadi Guru Besar pertama Fakultas Kedokteran Unpad pada tahun 1988. Disertasinya yang membahas daya tahan tubuh manusia dipengaruhi oleh iklim di lingkungan tempat tinggalnya mengakibatkan beliau dinisbatkan sebagai ahli ilmu Faal Iklim pertama  di Indonesia pada tahun 1984.

Prof Wahyu aktif di Organisasi olah raga dan Jantung Sehat, ergonomi serta geriatri dan pelopor penelitian di bidang kesehatan olah raga, sehingga beliau dianugerahi gelar dokter spesialisa kedokteran olah raga (Sp.KO) pada tahun 1990. Prof. Wahyu juga mendapat penghargaan sebagai perintis pengembangan Geriatri pada tahun 1997 dari Kementrian Kesehatan RI.

Karier beliau di Universitas Padjadjaran cukup panjang yaitu Prof. Wahyu pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Kedokteran pada tahun 1971-1977. Sebagai Kepala Pusat Pelayanan dan Ketua Lembaga Pengabdian pada tahun 1984-1987.

Kemudian beliau malanjutkan kariernya di luar Unpad dan menjadi Rektor Universitas Darma Agung, Medan, Sumatera Utara pada tahun 2000-2002. Menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati (Unmal, Bandar Lampung pada tahun 2003-2006 dan Ketua Program Pasca sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Unmal tahun 2007.[SK-Humas]


Berita lainnya...