Program Studi D3 Kebidanan

Pada awal penyelenggaraannya, hanya terdiri dari satu Program Studi yaitu Program D4 Kebidanan untuk mendidik Bidan Pendidik, dimana mahasiswa berasal dari lulusan D3 Kebidanan dan pada tahun 2005 menerima mahasiswa yang berasal dari SMU. Dalam perjalanannya, mengingat untuk dapat melakukan praktik sebagai bidan seseorang harus memiliki ijasah D3 Kebidanan, sejak tahun 2007 didirikan Program Studi D3 Kebidanan di Lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran dengan SK Dikti no 117/D/T/2007 tanggal 18 Januari 2007.

Dalam kurun waktu empat tahun terakhir Program Studi D3 Kebidanan FK Unpad mengalami perkembangan yang pesat, baik kuantitas maupun kualitas mahasiswa, dosen dan lulusan. Sehingga sebagai institusi pendidikan yang menghasilkan tenaga kesehatan, Program Studi D3 Kebidanan FK Unpad memiliki peran penting dalam penyediaan tenaga kesehatan yang berkualitas untuk  memenuhi kebutuhan program kesehatan dan tuntutan masyarakat.

Visi dan Misi

Program Studi D3 Kebidanan FK Unpad memiliki visi penyelenggara pendidikan vokasi bidang kebidanan terkemuka di Indonesia. Dalam prosesnya, dikembangkan misi yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memilki kompetensi dalam memeberikan asuhan kebidanan pada kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, bayi dan balita serta KB dan masa reproduksi yang fisiologis, deteksi dini, penanganan kegawat daruratan serta rujukan.

Oleh karena itu, Program Studi D3 Kebidanan FK Unpad senantiasa melakukan pengembangan program untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan dengan mengacu pada visi Kementerian Kesehatan “Masyarakat Sehat Yang Mandiri dan Berkeadilan ”, visi Pendidikan Tinggi “Quality; Acces and Equity; Autonomy” dan visi misi serta kondisi Program Studi D3 Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Staf Pengajar

Dalam penyelenggaraan pendidikan, Program Studi D3 Kebidanan FK Unpad didukung oleh 21 orang dosen tetap dan 30 orang dosen tidak tetap. Selain itu, terdapat 35 orang tenaga pendukung yang terlibat langsung dalam kegiatan akademik dan administrasi. Program Studi D3 Kebidanan FK Unpad selalu berupaya untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi staf kependidikan dengan memberikan kesempatan untuk melanjutkan studi, mengikuti lokakarya, dan seminar ilmiah yang terkait dengan bagian masing-masing.

Kurikulum

Terdapat 120 SKS yang wajib diambil sebagai syarat kelulusan, dengan bobot kurikulum ditekankan pada penguatan praktikum (60%). Adapun lamanya masa pendidikan sampai selesai adalah 6 semester.

Kurikulum yang diterapkan, ditujukan untuk memenuhi kompetensi utama lulusan Prodi D3 Kebidanan FK Unpad adalah sebagai Ahli Madya Kebidanan. Diantaranya mampu dalam:

  1. Merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan mengembangkan program pelayanan kebidanan di institusi tempat bekerja.
  2. Menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan dalam mengelola program pelayanan kebidanan.
  3. Melakukan pelayanan kebidanan berdasarkan pada etika profesi.
  4. Mengembangkan diri baik sebagai pribadi, profesi maupun sebagai tenaga pelayanan kebidanan untuk meningkatkan kemampuan professional

 

Kemitraan

Program Studi D3 Kebidanan Fakultas Kedokteran Unpad melakukan kemitraan dengan lembaga pemerintah (Pemda, Rumah Sakit, Puskesmas), lembaga Pendidikan Kesehatan (Poltekes) dan Organisasi Profesi (Ikatan Bidan Indonesia).

Dalam 3 tahun terakhir, Program Studi D3 Kebidanan Fakultas Kedokteran Unpad telah bermitra dengan 22 rumah sakit daerah yang tersebar di provinsi Jawa Barat, sebagai wahana pendidikan. Bentuk kemitraan berupa penyelenggaraan pelatihan, pengembangan lahan praktik untuk memfasilitasi pencapaian kompetensi mahasiswa, peningkatan capacity buliding untuk tenaga pendidik. Selain itu kerjasama juga dilaksanakan dalam bentuk pengadaan tenaga bidan di daerah.

Akreditasi

Program Studi D3 Kebidanan Fakultas Kedokteran Unpad telah mendapatkan pengakuan dengan akreditasi B oleh Kemenkes, dengan adanya aturan pemerintah yang baru maka akreditasi perlu diajukan kembali. Pada tahun 2009 PS D3 Kebidanan FK Unpad dipercaya oleh Gubernur Jawa Barat untuk menjadi koordinator pendidikan bagi 1000 bidan Jawa Barat.

Beasiswa

Beasiswa Fakultas Kedokteran Unpad

Beasiswa Universitas Padjadjaran

Beasiswa Provinsi Jawa Barat